Hello world!
June 12, 2017
Sugiyanto
June 21, 2017

Narasumber : Maryasin

Maryasin adalah salah satu karyawan yang bekerja di kantor selama 8 jam sehari, 5 hari dalam seminggu. Maryasin merupakan pengguna cSport ECBS yang mengaku suka makan dan suka hampir semua jenis makanan. Saat hari-hari kerja, Maryasin melakukan aktifitas olahraga dengan sesekali main tenis meja yang difasilitasi kantor selama 15 menit.

Setelah dua setengah bulan pemakaian, kami berbincang dengan Maryasin seputar alat cSport ECBS ini. Berikut wawancara lengkap bersama dengan Maryasin saat ditemui di kantornya, Selasa(23/05/2017).

Dimana dan kapan saja Mas Yasin menggunakan cSport ECBS?

Saya hanya memakai alat yang berbentuk rompi ini saat hari kerja saja di mana saya berkerja dalam ruangan ber-AC. Saya tidak memakainya di rumah, karena saya merasa panas dan tidak kuat jika tidak memakainya di ruang ber-AC. Jadi, penggunaan alat ini dimulai dari pukul 08.30 hingga saat jam istirahat, nanti setelah masuk lagi pukul 13.00 saya mulai pakai lagi sampai pulang kerja pada pukul 17.00. Total sehari kurang lebih 7 jam. Adapun saat akhir pekan, saya libur total tidak memakai cSport ECBS.

Bagaimana rasanya pertama kali menggunakan cSport ECBS? Efek samping apa yang Mas Yasin rasakan?

Pertama kali memakai cSport ini, perut terasa seperti diperas/ditekan/dikocok. Tubuh merasa hangat, sehingga keringat keluar lebih banyak dari biasanya (normal) meski saat itu saya berada di ruang ber-AC. Di minggu awal, saya merasakan mual dan perut saya perih. Intensitas buang air besar dan buang gas meningkat. Selain itu, ada perubahan bentuk feses menjadi lebih berlemak dan berwarna kuning muda sampai kemudian hanya berbentuk cairan. Dr. Warsito mengatakan bahwa reaksi di minggu awal tersebut adalah reaksi yang bagus dan meminta saya untuk tetap melanjutkan memakai cSport ini. Selain keringat yang berlebih, semua gejala tadi hanya dirasakan di minggu awal. Jika saya sedang memakai alat ini, saya merasa cukup dengan porsi makan yang sedikit. Namun setelah alat dilepas, nafsu makan seakan meningkat. Meski demikian, saya membatasi diri untuk tidak makan secara berlebihan.

Ada hal lain yang saya rasakan. Pada saat akhir pekan di mana saya tidak memakai alat ini, saya dan keluarga biasanya menghadiri acara yang membuat porsi makan saya lebih banyak dari hari biasanya. Hal ini yang menyebabkan lingkar perut saya naik lagi saat masuk kerja di hari senin. Di hari senin saya pakai lagi alat ECBS ini dan efek samping yang saya rasakan saat itu hampir mirip seperti pas awal pertama kali memakai alat ini. Biasanya efek ini tidak akan lama, besoknya di hari selasa atau rabu, efek tersebut sudah hilang dan lingkar perut sayapun kembali mengecil.

Apakah Mas Yasin merasakan ada perbedaan setelah menggunakan cSport ECBS? Jika ada, apa saja perbedaannya dan kapan perbedaan itu mulai terasa?

Sebelum saya mencoba alat tersebut, lingkar perut saya mencapai 96 cm. Seminggu setelah menggunakan ECBS, terjadi penurunan lingkar perut sebesar 2 cm menjadi 94 cm. Dr. Warsito pun meminta agar saya terus menggunakan alat tersebut. setelah itu, terjadi penurunan hingga mencapai 90 cm. Terakhir kali mengukur setelah dua bulan setengah pemakaian, lingkar perut saya sudah mencapai 84 cm. Sempat juga setelah 2 bulan lingkar perut saya berhenti diangka 86 cm, Dr. Warsito menyarankan agar mengganti voltase di oscilatornya dari 20 naik ke 30, sehingga seminggu kemudian terjadi penurunan angka lagi hingga sekarang bisa mencapai 84 cm. InsyaAllah targetnya 80 cm.

Kalau untuk berat badan, saya tidak merasakan ada perubahan yang berarti, tidak terlalu berpengaruh. Paling turun setengah atau satu kilogram. Saya merasakan ECBS ini tidak menurunkan berat badan, tapi dia membentuk badan. Saya merasa yang tadinya lemak terasa berubah menjadi otot. Setelah satu bulan setengah, saya mengukur menggunakan alat tanita body composition measurement yang ada di C-Tech alam sutera, tubuh saya sudah termasuk standar berotot yang tadinya perut bergelambir karena lemak.

Selain itu, hal lain yang saya rasakan betul adalah pada saat sebelum pakai alat, celana saya tidak bisa dikancing. Alhamdulillah pas dua bulan ini, celana saya menjadi lebih longgar saat dipakai.

Apa pendapat/komentar orang-orang disekitar Mas Yasin terkait dengan perubahan bentuk fisik narasumber?

Banyak yang bilang dan berkomentar. Istri saya bilang ke saya kalau saya agak kurusan. Dia sempat berkomentar “baju lama koq dipakai? emang muat?”. “InsyaAllah muat” jawab saya singkat. Hal ini yang menyebabkan istri saya juga ingin memakai ECBS ini.

Secara umum, bagaimana tanggapan Mas Yasin terkait cSport ECBS ini?

ECBS adalah penemuan yang luar biasa. Alat ini secara pribadi telah membantu saya untuk lebih kurus. Mudah-mudahan alat ini bisa dikembangkan lagi. Semoga dengan alat ini bisa membantu yang malas berolahraga, agar jangan sampai obesitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *